Andrianie’s Blog

Oktober 1, 2009

Masalah-masalah Ekonomi Makro.

Filed under: Uncategorized — andrianie @ 9:46 am

Masalah jangka pendek atau masalah stabilisasi dalam ekonomi makro, meliputi:

  • Inflasi
  • Pengangguran
  • Ketimpangan neraca pembayaran

Dalam Ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang. Inflasi juga dapat dikatakan menurunya nilai mata uang, yang mengakibatkan harga-harga melambung tinggi.

Dampak positif dari inflasi, dapat mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian lebih baik, lebih semangat bekerja dan menabung. Sedangkan dampak negatifnya adalah sebaliknya. Misalnya, pada tahun 1997 kurs mata uang Indonesia mencapai +-Rp 23.000,/dollar dan harga bahan-bahan pokok menjadi naik menyebabkan banyak perusahaan yang vailid.

Pengguran, orang dalam usia kerja tetapi sedang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran sering sekali menjadi masalah dalam perekonomian karena akan mengurangi pendapatan masyarakat dan munculnya kemiskinan semakin bertambah. Munculnya pengangguran juga diakibatkan karena adanya inflasi yang mengakibatkan banyak perusahaan yang gulung tikar. Karena tidak seimbangnya antara lapangan pekerjaan dan angkatan kerja. Pengangguran juga memiliki dampak yang buruk seperti tingginya tingkat kriminalitas, premanisme, kemiskinan, dll.

Ketimpangan neraca pembayaran

Neraca pembayaran adalah neraca ikhtisar dari segala transaksi yang terjadi antara suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. Transaksi yang terjadi menyangkut barang-barang dan jasa, dalam bentuk ekspor maupun impor, transaksi finansial seperti pemberian atau penerimaa kredit kepada atau dari negara lain, penanaman modal di luar negeri dan transaksi-transaksi yang bersifat unilateral seperti pembayaran transfer dari orang-orang yang tinggal di luar negeri dan bantuan luar negeri.
Bila jumlah pembayaran ke luar negeri tidak sama dengan jumlah penerimaan yang diperoleh dari luar negeri, selisihnya dapat berupa surplus atau defisit pada neraca pembayaran. Ketidakseimbangan dalam neraca pembayaran dapat menjadi masalah jika ketidakseimbangan cukup besar.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: